MEDIA DINAMIKA KEBERANIAN
DaftarIndeks

Sinergi TNI-Polri dan Pemdes Suhaid: Edukasi Kelestarian Sungai Kapuas Melalui Patroli Gabungan

Catatan: Ilustrasi visual infografis dalam berita ini menggunakan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI).

KAPUAS HULU,nuansatajamberani.com–Provinsi Kalimantan Barat- Menjaga kelestarian ekosistem perairan dari ancaman illegal fishing membutuhkan kolaborasi nyata di lapangan.

Menjawab tantangan tersebut, Polsek Suhaid bersama Koramil 1206-15/Suhaid dan Pemerintah Desa menyusuri aliran Sungai Kapuas, Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, untuk menggelar patroli dialogis dan edukatif, Rabu (22/07/2026).

​Patroli gabungan ini berfokus pada pencegahan penceharan dan penangkapan ikan menggunakan metode berbahaya—seperti alat setrum listrik dan racun tuba—yang berpotensi merusak rantai makanan serta habitat biota air.

​Langkah Preventif dan Pengawasan Lapangan
​Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, IPTU Jamali, menjelaskan bahwa pendekatan pencegahan (preventif) menjadi prioritas dalam kegiatan ini. Menggunakan dua unit speedboat bermesin 40 PK, tim gabungan mulai menyusuri Pesisir Sungai Kapuas sejak pukul 17.00 WIB.

​Kegiatan ini dipimpin langsung oleh:
​Polsek Suhaid: IPTU Hermansyah (Kapolsek), AIPTU Branata (Kanit Reskrim), AIPTU Jemmy (Kanit Samapta), dan BRIPDA Teuku Umar.

​TNI / Koramil 1206-15/Suhaid: KOPTU Sihite (Babinsa).
​Pemerintah Desa: Akhmadin (Kepala Desa Tanjung) dan Ade Candra (BPD Nanga Suhaid).

​Selama menyusuri jalur sungai, tim berinteraksi langsung dengan para nelayan lokal yang sedang beraktivitas. Petugas memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak buruk penangkapan ikan secara ilegal.

​Edukasi Utama:
Penggunaan setrum dan tuba tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga memusnahkan benih-benih ikan kecil serta merusak struktur lingkungan perairan yang membutuhkan waktu lama untuk pulih.

​Hasil Pemantauan: Kesadaran Masyarakat Meningkat
​Dalam pengawasan tersebut, petugas tidak menemukan adanya aktivitas illegal fishing. Kapolsek Suhaid, IPTU Hermansyah, mengapresiasi kesadaran masyarakat nelayan di sepanjang aliran Sungai Kapuas.

​”Hasil pemantauan hari ini nihil pelanggaran. Tidak ditemukan warga yang menggunakan setrum maupun tuba. Kendati demikian, imbauan persuasif tetap kami sampaikan agar kesadaran ini terus terjaga demi kelestarian Sungai Kapuas,” ujar IPTU Hermansyah.

​Respon positif juga ditunjukkan oleh para nelayan setempat. Mereka mengaku telah memahami aturan hukum yang berlaku serta menyadari bahwa menjaga kelestarian sungai adalah kunci utama menjaga mata pencaharian mereka sendiri dalam jangka panjang.

​Komitmen Berkelanjutan untuk Generasi Mendatang
​Seluruh rangkaian kegiatan yang berakhir pukul 18.40 WIB ini berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.

​Kolaborasi antara Polri, TNI, aparat desa, dan masyarakat ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga kawasan perairan.

Polsek Suhaid dan Koramil 1206-15/Suhaid menegaskan akan terus menggiatkan patroli berkala guna memastikan sumber daya alam di Kecamatan Suhaid dapat terus dimanfaatkan secara bijak hingga generasi mendatang.

 

PENULIS :ANDARA YOLANDA

PENANGGUNG JAWAB REDAKSI :MEDIA DINAMIKA KEBERANIAN :RM.NTB

Catatan: Ilustrasi visual infografis dalam berita ini menggunakan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI).

 


PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *