MEDIA DINAMIKA KEBERANIAN
DaftarIndeks

Desak Usut Tuntas Ibu-Anak di Kuala Behe, Lawyer Muda Kalbar Minta Polres Landak Perketat Keamanan

Sumber : Tim Juru Penerangan,Lawyer Muda

LANDAK,nuansatajamberani.com-Sabtu 8 Agustus 2026,Provinsi Kalimantan Barat – Rangkaian peristiwa kematian serta dugaan tindak pidana pembunuhan di Kabupaten Landak dalam beberapa waktu terakhir memicu keresahan publik. Situasi ini mendorong Lawyer Muda Kalimantan Barat (Kalbar) melayangkan desakan tegas kepada Polres Landak agar memperketat sistem pengamanan wilayah sekaligus menuntaskan pengusutan kasus kematian seorang ibu dan anak di Kecamatan Kuala Behe,Kabupaten Landak.

Kasus tersebut tidak hanya menyisakan trauma mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi sorotan tajam masyarakat terkait jaminan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kabupaten Landak.

Polisi Diminta Kedepankan Strategi Preventif

Lawyer Muda Kalbar menilai bahwa pendekatan pengamanan tidak boleh bersifat reaktif atau sekadar merespons setelah peristiwa kejahatan terjadi.

Kehadiran aparat penegak hukum di tengah masyarakat harus dirasakan secara nyata melalui langkah-langkah preventif yang konsisten.

Sejumlah langkah strategis yang didorong untuk segera dioptimalkan meliputi:

Meningkatkan intensitas dan efektivitas patroli rutin, terutama pada jam-jam rawan dari malam hingga dini hari.

Memetakan secara akurat titik-titik rawan kriminalitas di berbagai wilayah kecamatan.

Memperkuat koordinasi lintas sektoral antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa.

Menyediakan saluran pengaduan masyarakat yang mudah diakses dan responsif.

Melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial maupun ancaman tindak kekerasan.

“Kami meminta Polres Landak meningkatkan patroli dan pengamanan secara lebih ketat. Jangan sampai masyarakat merasa harus menunggu terjadi korban terlebih dahulu baru kemudian aparat bergerak.

Pencegahan harus menjadi bagian utama dari strategi menjaga keamanan,” tegas perwakilan Lawyer Muda Kalbar.

Desakan Pengungkapan Profesional Kasus Kuala Behe

Terkait insiden yang menimpa seorang ibu dan anak di Kuala Behe, Lawyer Muda Kalbar mendesak penyidik kepolisian agar bekerja secara profesional, objektif, transparan, dan berbasis pada kaidah scientific crime investigation serta alat bukti yang sah.

Publik menantikan kepastian hukum agar spekulasi liar di tengah masyarakat dapat dihentikan.

Penegakan hukum yang akuntabel dinilai menjadi kunci utama untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus memberikan keadilan bagi keluarga korban.

“Keluarga korban sedang menghadapi kehilangan yang sangat berat. Jangan biarkan mereka menunggu terlalu lama tanpa kepastian. Kami mendesak aparat bekerja maksimal untuk mengungkap fakta secara terang-benderang,” tambahnya.

Penegasan Sikap: Kontrol Sosial Demi Kepastian Hukum

Lawyer Muda Kalbar menegaskan bahwa desakan dan catatan kritis yang disampaikan murni merupakan wujud fungsi kontrol sosial, kepedulian terhadap keselamatan warga, serta dukungan moral agar korban mendapatkan keadilan yang utuh.

Sikap ini tetap menjunjung tinggi prinsip praduga tak bersalah serta menghormati kewenangan institusi kepolisian dalam menjalankan proses penyidikan.

Penghormatan Hukum: Mendukung profesionalisme penyidik sesuai koridor hukum yang berlaku.

Transparansi Informasi: Mendorong adanya keterbukaan perkembangan penanganan perkara kepada publik sesuai batasan regulasi penyidikan.

Hak Konstitusional: Mengingatkan bahwa jaminan rasa aman adalah hak dasar setiap warga negara.

“Keadilan bukan hanya tentang menghukum pelaku, tetapi juga memastikan korban dan masyarakat mendapatkan perlindungan serta kepastian hukum.”

 

MEDIA DINAMIKA KEBERANIAN : RM.NTB

Sumber : Tim Juru Penerangan,Lawyer Muda

 

PERINGATAN: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial dan dikomersilkan tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *