Pontianak,nuansatajamberani.com-Rabu 10 Juni 2026-Kinerja pelayanan publik di Kantor Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mendapat sorotan tajam dari warga.
Sejumlah masyarakat mengeluhkan lambannya proses administrasi dan kurangnya responsivitas petugas dalam menyelesaikan persoalan pertanahan.
Keluhan tersebut mencuat saat sejumlah perwakilan warga dan awak media mendatangi Kantor BPN Kota Pontianak pada Kamis (04/06/2026).
Kedatangan mereka diterima oleh Risky, selaku ajudan Kepala Kantor BPN Kota Pontianak.
Dalam pertemuan dialogis tersebut, warga membeberkan berbagai kendala di lapangan, termasuk dugaan kurang optimalnya performa petugas dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.
Masyarakat mendesak agar instansi vertikal ini segera berbenah demi memberikan kepastian hukum.
“Kami berharap BPN Kota Pontianak dapat meningkatkan responsivitas dan kualitas pelayanan.
Pelayanan yang cepat, transparan, dan profesional sangat kami butuhkan agar urusan pertanahan tidak berlarut-larut tanpa kejelasan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Fungsi Kontrol Sosial dan Desakan Evaluasi
Sebagai wadah kontrol sosial, kehadiran media dan penyampaian aspirasi ini diharapkan mampu mendorong evaluasi total terhadap sistem pelayanan di BPN Pontianak.
Transparansi dan reformasi birokrasi dinilai menjadi kunci utama untuk meminimalisir sumbatan komunikasi yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Warga meminta agar seluruh aspirasi dan kritik konstruktif yang telah disampaikan dapat segera diteruskan kepada Kepala Kantor BPN Kota Pontianak untuk ditindaklanjuti secara konkret.
Sementara itu, pihak BPN Kota Pontianak melalui ajudan Kepala Kantor, Risky, telah menampung seluruh poin keberatan dan masukan yang disampaikan oleh warga.
Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada Kepala Kantor BPN Kota Pontianak guna mendapatkan penjelasan resmi dan perimbangan informasi terkait langkah-langkah perbaikan pelayanan ke depan.
Media Dinamika Keberanian:RM.NTB
Sumber: Mitra Media dan aduan Masyarakat Kalbar.
Catatan: Ilustrasi visual berita ini menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).







